Berita

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait/Net

Kesehatan

Komnas Anak Soroti Pola Pengasuhan Anak Yang Terpapar Covid-19

RABU, 23 JUNI 2021 | 15:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Covid-19 terbukti tidak hanya menyerang orang dewasa ataupun lansia. Anak-anak, bahkan bayi di bawah lima tahun (balita), juga bisa terkena penyakit yang menyerang sistem pernafasan tersebut.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 per 21 Juni 2021, setidaknya terdapat 2,9 persen atau 69.754 balita berusia 0-5 tahun yang telah terpapar virus corona di Indonesia. Sedangkan 9,6 persen atau 192.426 lainnya merupakan anak berusia 5-18 tahun.

Sementara data Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada 20 Juni 2021 mencatatkan penambahan kasus harian sebanyak 5.582 kasus, 879 di antaranya adalah anak-anak. Bahkan 224 kasus adalah anak usia 0-5 tahun.


Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengaku prihatin dengan melambungnya pasien Covid-19 anak-anak.

"Karena otomatis ini bukan sekadar peringatan kepada masyarakat karena klaster rumah tangga atau keluarga," kata Arist saat dihubungi Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (23/6).

Secara khusus, ia menyoroti pengasuhan anak-anak bila para orang tuanya positif terinfeksi Covid-19, termasuk bila si anak ikut terpapar Covid-19.

"Itu akan jadi penelantaran. Kalau ayah ibu juga kena Covid, pasti terhambat pengasuhannya," kata Arist.

Arist menambahkan, makin membludaknya pasien Covid-19 juga akan membuat fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan keteteran.

Selain itu, melambungnya pasien Covid-19 menurutnya terjadi akibat tidak patuhnya masyarakat menjalankan protokol kesehatan.

"Cuci tangan lemah, masker sembarangan dan kerumunan. Ditambah mobilitas masyarakat pasca lebaran," demikian Arist.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya