Berita

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno/Net

Politik

Hendrawan Supratikno: Peningkatan Utang Terjadi Karena Pukulan Berat Pandemi

RABU, 23 JUNI 2021 | 12:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan penambahan utang pemerintah dan biaya bunga telah melampuai pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), dan penerimaan negara yang dikhawatirkan pemerintah tidak mampu untuk membayarnya.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi XI DPR RI, Hendrawan Supratikno menyampaikan bahwa BPK sempat menyampaikan rasa kekhawatirannya tersebut kepada parlemen dalam rapat dengar pendapat sebelumnya.

"Kekhawatiran tersebut sebelumnya juga disampaikan dalam pandangan sejumlah Fraksi di Komisi XI, dan sejumlah pakar," ucap Hendrawan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/6).


Politisi PDI Perjuangan itu menyampaikan apa yang disampaikan BPK memperkuat penilaian sebelumnya, dan mendorong pemerintah untuk lebih hati-hati atau prudent terkait manajemen utang.

"Peningkatan utang yang besar terjadi karena pukulan berat karena pandemi dan resesi. Ini merupakan 'badai yang sempurna'," kata Hendrawan.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi nasional mengalami kesulitan untuk bangkit akibat hantaman pandemi Covid-19, dan diharapkan UU 2/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19, bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Parameter-parameter fiskal kita mengalami pemburukan. Itu semua sudah diantisipasi sehingga kita mengeluarkan Perppu 1/2020 yang sudah menjadi UU 2/2020. Pita defisit kita longgarkan, rasio utang terhadap PDB meningkat tajam mendekati ambang 60 persen," ujar Hendrawan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya