Berita

Seattle-Tacoma International Airport/Net

Dunia

Pemerintah AS Hibahkan Rp 115 Triliun Untuk Bantu Bandara Di Seluruh Negeri

RABU, 23 JUNI 2021 | 11:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan memberikan hibah kepada seluruh bandara untuk memulihkan diri dari pandemi Covid-19.

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengatakan, pemerintah telah menganggarkan 8 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 115,6 triliun (Rp 14.400/dolar AS) untuk membantu bandara karena penurunan perjalanan udara di tengah pembatasan Covid-19.

Sebagian besar hibah akan diberikan ke bandara besar dengan layanan penerbangan komersial.


Sebanyak 6,5 miliar dolar AS akan dibagikan berdasarkan jumlah penumpang yang naik, ditambah 800 juta dolar AS lainnya untuk keringanan sewa kepada perusahaan yang mengoperasikan konsesi seperti makanan dan gerai ritel di terminal.

Bandara harus mempertahankan setidaknya 90 persen pekerja yang mereka miliki sebelum pandemi untuk menerima salah satu hibah.

Kongres AS telah menyetujui dana tersebut sebagai bagian dari tindakan bantuan pandemi yang ditandatangani Presiden Joe Biden pada Maret.

Pemerintahan Biden mengatakan hibah itu akan melindungi pekerjaan bandara dan proyek konstruksi saat perjalanan pulih.

FAA mengatakan ratusan bandara akan mendapatkan uang hibah, termasuk 175,7 juta dolar AS untuk Seattle-Tacoma International Airport, 115 juta dolar AS untuk Philadelphia International Airport, 74,3 juta dolar AS untuk Daniel K. Inouye International Airport di Honolulu, 56,2 juta dolar AS untuk St. Louis Lambert International Airport, dan 50,6 juta dolar AS untuk Raleigh-Durham International Airport di North Carolina.

Airports Council International menyebut terdapat hampir 500 bandara komersial di AS. Diproyeksikan mereka akan kehilangan lebih dari 40 miliar dolar AS karena pandemi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya