Berita

MUI dan DMI DKI Jakarta meminta masyarakat untuk mengganti shalat Jumat dengan shalat Dhuhur sementara waktu/Net

Nusantara

MUI Dan Dewan Masjid DKI Sepakat Untuk Sementara Shalat Jumat Diganti Shalat Dhuhur

RABU, 23 JUNI 2021 | 08:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perkembangan kasus positif Covid-19 yang makin tinggi di DKI Jakarta belakangan ini menjadi kekhawatiran banyak pihak. Sejumlah antisipasi pun dilakukan agar angka penyebaran ini tidak makin tinggi.

Seperti yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta. Kedua lembaga ini meminta masyarakat untuk sementara mengganti shalat Jumat di masjid dengan shalat Dhuhur di rumah masing-masing.

Hal ini mereka sampaikan melalui Seruan Bersama MUI Provinsi DKI dan Pimpinan Wilayah DMI DKI tentang Penyelenggaraan Shalat Rawatib dan Shalat Jumat Di Masa Pandemi Covid-19. Surat tertanggal 21 Juni 2021 itu bernomor B-170/DP-PXI/VI/2021 dan 2.1117/SB/DMI-DKI/VI/2021.


Dalam surat tersebut MUI dan DMI DKI menjelaskan, seruan untuk mengganti shalat Jumat dengan shalat Dhuhur ini, termasuk melakukan shalat Rawatib di rumah, berlaku mulai 22 Juni hingga 5 Juli 2021. Atau sampai ada maklumat selanjutnya.

Dasar pertimbangan seruan MUI dan DMI DKI Jakarta ini adalah melihat perkembangan penyebaran kasus Covid-19 yang melonjak drastis hingga membuat DKI Jakarta dinyatakan sebagai Zona Merah.

Namun demikian, azan dan iqamah tetap dilakukan setiap masuk waktu shalat.

MUI dan DMI DKI juga meminta pihak pengurus masjid maupun ulama untuk memanfaatkan pengeras suara di masjid dan mushola untuk mengingatkan warga terhadap bahaya Covid-19. Untuk sementara waktu tidak melakukan perkumpulan atau pertemuan.

Menurut data corona.jakarta.go.id/id per 22 Juni 2021, saat ini ada 32.191 kasus Covid-19 aktif di Jakarta, di mana pada Selasa kemarin mengalami penambahan 131 kasus. Sementara total meninggal mencapai 8.014 orang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya