Berita

Google/Net

Dunia

Uni Eropa Luncurkan Penyelidikan Antimonopoli Terhadap Google

SELASA, 22 JUNI 2021 | 20:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Komisi Eksekutif Uni Eropa meluncurkan penyelidikan terkait kepatuhan Google terhadap peraturan antimonopoli. Raksasa teknologi tersebut diduga menggunakan iklan untuk menghambat saingannya.

Dikutip dari Sputnik pada Selasa (22/6), penyelidikan secara khusus dilakukan untuk memeriksa apakah Google telah menghambat persaingan dalam periklanan digital dengan menolak akses penuh pihak ketiga ke data pengguna.

"Kami prihatin bahwa Google telah mempersulit layanan periklanan online saingan untuk bersaing dalam apa yang disebut tumpukan teknologi iklan," ujar Komisaris Persaingan Eropa Margrethe Vestager.


Vestager menambahkan, kebijakan Google tentang pelacakan pengguna juga akan diteliti.

Sementara itu, jurubicara Google berjanji perusahaannya akan bekerja sama dengan komisi dengan itikad baik.

"Ribuan bisnis Eropa menggunakan produk iklan kami untuk menjangkau pelanggan baru dan mendanai situs web mereka setiap hari. Mereka memilihnya karena kompetitif dan efektif," ujarnya.

Regulator di seluruh negara Uni Eropa telah memulai serangkaian penyelidikan antimonopoli terhadap raksasa teknologi selama beberapa tahun terakhir.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya