Berita

Fadli Zon saat bertemu dengan Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi/Ist

Nusantara

Fadli Zon Dan Fadhil Rahmi Komit Kawal Kasus Hukum Nelayan Aceh

SABTU, 19 JUNI 2021 | 23:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Anggota DPR RI, Fadli Zon, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kasus hukum yang melilit tiga nelayan Aceh yang menolong Rohingya.

Hal ini disampaikan Fadli Zon saat bertemu dengan Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi di kediamannya, Jumat malam 18 Juni 2021.

Keduanya bertemu karena prihatin dengan kasus yang menimpa Faisal Cs, nelayan Aceh yang menjadi penyelamat para Rohingya usai terkantung-kantung di laut lepas selama belasan hari. Hakim memvonis Faisal Cs sebagai penyelundup. Mereka juga divonis penjara selama 5 tahun dan denda 500 juta.


“Kami sepakat agar pengacara banding atas vonis 5 tahun tersebut dan kami komit mengawal proses selanjutnya,” kata pria yang akrab disapa Syech Fadhil dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/6).

“Sebab rasa kemanusian harus diperhatikan karena  5 tahun dan denda 500 juta terlalu berat,” ujar sosok yang dikenal dekat dengan kalangan dayah di Aceh ini lagi.

Sementara itu, Fadli Zon dalam pertemuan tersebut, mengatakan kasus yang melilit tiga nelayan Aceh tidak boleh dilihat semata-mata melanggar UU Imigrasi.

“Mohon diperhatikan sisi humanis nya tidak hanya sisi pelanggaran sesuai UU Imigrasi,” ujar Fadli Zon.

Menurut Fadli Zon, kemanusiaan berada di atas hukum. Fadli Zon, mengaku sangat prihatin dengan kasus yang menimpa tiga nelayan Aceh. Dirinya ingin ke Aceh tapi karena factor pandemi membuat dirinya urung berkunjung.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya