Berita

Aktivis Kemanusiaan Natalius Pigai/Net

Politik

Cuti Natal Dihapus, Natalius Pigai: Jokowi Amputasi Hak Rakyat Dan Tidak Punya Hati

JUMAT, 18 JUNI 2021 | 17:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat kecil dalam hal ekonomi.

"Saya analis, bukan karena Covid-19 saja Jokowi amputasi hak-hak rakyat," kata aktivis kemanusiaan Natalius Pigai, Jumat (18/6).

Dalam penanganan pandemi Covid-19, salah satu kebijakan pemerintah yang menuai sorotan adalah larangan mudik saat Idulfitri. Masyarakat yang berdomisili di kota dipaksa untuk menahan hasrat bertemu keluarga di kampung dengan alasan meminimalisir penyebaran virus corona.


Hal lain yang disoroti Pigai yakni keputusan pemerintah baru-baru ini yang menggeser  dua hari libur nasional, yakni libur tahun baru Islam pada 10 Agustus 2021 digeser ke 11 Agustus 2021. Kemudian libur Maulid Nabi Muhammad dari 19 Oktober 2021 menjadi 20 Oktober 2021.

Yang tak kalah mencengangkan, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menghapus cuti Natal dan Tahun Baru pada 24 Desember 2021.

Pigai menganalisa, kebijakan pemerintah ini dilakukan untuk menghindari penarikan uang di perbankan di saat libur.

"Pemerintah takut rush money. Tapi kan, uang yang mereka bawa (tujuannya) untuk siram ke kampung agar orang desa bisa nikmati uang, ekonomi desa tumbuh," tegas Pigai.

"Pemerintah ini tidak punya hati untuk rakyat kecil," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya