Berita

Pesawat Philippine Airlines/Net

Dunia

Selama Pandemi, Philippine Airlines Catat Kerugian Hingga Rp 21 Triliun

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 13:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

PAL Holdings Inc, perusahaan induk Philippine Airlines, mencatat rekor kerugian hingga 73 miliar peso atau setara dengan Rp 21,7 triliun (Rp 297/peso) pada 2020.

Dari laporan perusahaan, kerugian naik tujuh kali lipat dari tahun sebelumnya, ketika pandemi Covid-19 belum melanda dunia.

Dimuat Channel News Asia, PAL Holdings mengatakan pendapatan konsolidasi di Philippine Airlines turun 64 persen menjadi 55,3 miliar peso pada tahun lalu karena pembatasan perjalanan untuk mencegah penularan Covid-19.


"Philippine Airlines akan memiliki jalan panjang untuk pemulihan," ujar perusahaan.

Perusahaan mengatakan sedang dalam tahap akhir penyusunan rencana restrukturisasi utang untuk melewati krisis. Termasuk perlindungan untuk meningkatkan struktur modal dan memenuhi kewajiban.

PAL Holdings memiliki kewajiban sekitar 6 miliar dolar AS pada akhir Desember.

Philippine Airlines, yang sebagian dimiliki oleh ANAHoldings Inc Jepang, mengumumkan untuk memangkas 2.700 pekerjaan, atau sepertiga dari tenaga kerjanya pada Oktober. Perusahaan memiliki 97 pesawat Boeing dan Airbus, 81 di antaranya disewa.

Restrukturisasi sendiri tidak akan memengaruhi operasi penerbangan. Sebaliknya, Philippine Airlines akan meningkatkan penerbangan internasional dan domestiknya karena pasar yang berangsur pulih dan pelonggaran pembatasan perjalanan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya