Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo/Net

Politik

Pemerintah Belum Pernah Urai Sumber Virus Corona Varian Delta Dari Mana

RABU, 16 JUNI 2021 | 12:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Lonjakan kasus positif Covid-19 tidak lepas dari minimnya kewaspadaan dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, masuknya warga negara asing (WNA) juga jadi salah satu penyumbang penyebaran virus baru corona.

Atas alasan itu, anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menyayangkan sikap pemerintah yang belum pernah mengurai detail alasan Covid-19 varian Delta dari India masuk ke tanah air. Bahkan saat rapat kerja antara Kementerian Kesehatan dengan Komisi IX DPR.

“Pemerintah memang sudah menyampaikan bahwasanya varian dari India sudah terdeteksi beberapa waktu lalu. Namun, Komisi IX tidak terinfokan apakah varian ini sumbernya dari warga India atau bagaimana. Ini belum terinfokan,” ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/6).


Baginya kini sumber masalah itu tidak perlu diperdebatkan lagi. Sebab faktanya, virus varian baru sudah masuk tanah air.

Legislator asal Boyolali ini ingin agar pemerintah fokus membendung dan menanggulangi varian baru dari India ini agar tidak menyebar luas di Indonesia.

“Varian India ini proses penularannya sangat cepat dibandingkan varian sebelumnya yang telah ada di kita,” imbuhnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya