Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kirim Jet Tempur Ke Taiwan, China: Kami Tak Akan Pernah Mentolerir Upaya Kolusi Dengan Pasukan Asing

RABU, 16 JUNI 2021 | 12:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dukungan yang disampaikan oleh G7 terhadap Taiwan membuat China geram. Beijing menegaskan tidak akan mentolerir campur tangan pasukan asing.

Pada Selasa (15/6), 28 pesawat angkatan udara China, termasuk pesawat tempur dan pembom berkemampuan nuklir memasuki zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan.

Jurubicara Kantor Urusan Taiwan di China Ma Xiaoguang mengatakan kegiatan militer itu terkait dengan pernyataan G7. China percaya Taiwan bekerja sama dengan negara-negara asing untuk mencapai kemerdekaan.


"Kami tidak akan pernah mentolerir upaya untuk mencari kemerdekaan atau intervensi serampangan dalam masalah Taiwan oleh pasukan asing, jadi kami perlu membuat tanggapan yang kuat terhadap tindakan kolusi ini," ujar Ma, seperti dimuat Channel News Asia.

Dalam komunike bersama pada Minggu (13/6), G7 mengecam China atas tindakan agresifnya yang mengganggu perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Namun Taiwan mendeklarasikan diri sebagai negara merdeka yang demokrasi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya