Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dakwaan Dicabut, Jurnalis Myanmar WN Amerika Serikat Dipulangkan

SENIN, 14 JUNI 2021 | 17:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Junta militer Myanmar telah membebaskan dan akan memulangkan seorang jurnalis berkewarganegaraan Amerika Serikat (AS), Nathan Maung.

Maung merupakan pendiri media lokal Kamayut Media. Ia didakwa di bawah UU kolonial karena konten anti militer yang dibuat oleh medianya.

Menurut pengacaranya, Tin Zar Oo, Maung dibebaskan pada Senin (14/6) pagi dari Penjara Insein. Kemudian ia akan terbang kembali ke AS pada Selasa (15/6), seperti dilaporkan Channel News Asia.


Awal bulan ini, seorang jurnalis Myanmar yang bekerja untuk outlet lain dipenjara selama dua tahun di bawah UU yang sama.

Myanmar berada dalam kekacauan setelah militer menggulingkan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi pada 1 Februari, memicu aksi protes nasional.

Junta telah bereaksi dengan kekuatan, menembaki pengunjuk rasa, menangkap tersangka pembangkang dalam penggerebekan malam, menargetkan wartawan hingga menutup outlet berita.

Sejak kudeta, kekerasan junta membuat lebih dari dari 860 warga sipil dengan ribuan lainnya ditangkap. Beberapa jurnalis asing juga telah ditangkap.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya