Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Netanyahu Janji Akan Gulingkan Pemerintahan Naftali Bennett Dan Kembali Berkuasa

SENIN, 14 JUNI 2021 | 08:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Benjamin Netanyahu tampaknya belum rela posisi Perdana Menteri Israel diambil oleh pemerintahan koalisi baru yang digawangi oleh Naftali Bennett dan Yair Lapid.

Selama sesi khusus di Knesset pada Minggu (13/6), Netanyahu justru berjanji untuk menggulingkan pemerintahan baru tersebut.

"Jika memang ditakdirkan bagi kami untuk berada di oposisi, kami akan melakukannya dengan punggung lurus sampai kami menggulingkan pemerintah yang berbahaya ini dan kembali memimpin negara dengan cara kami," kata Netanyahu, seperti dikutip Anadolu Agency.


Menurut Netanyahu, pemerintahan baru Israel memiliki kelemahan terhadap masalah eksternal, seperti nuklir Iran dan kemungkinan tekanan Amerika Serikat (AS) untuk membuat konsesi kepada Palestina.

Netanyahu juga mengecam Bennett, pemimpin partai sayap kanan Yamina, karena telah melanggar janji untuk tidak bergabung dengan partai-partai tengah dan kiri Israel.

Berdasarkan perjanjian koalisi antara delapan partai Israel, Bennett akan memimpin Israel selama dua tahun. Setelah itu, Yair Lapid dari partai oposisi terbesar Yesh Atid akan menggantikannya selama dua tahun sisa.

Kemenangan pemerintahan koalisi baru akan menjadi perubahan besar bagi Israel yang telah dipimpin selama 12 tahun oleh Netanyahu.

Netanyahu sendiri menyebut pemerintahannya telah mencetak berbagai prestasi tinggi bagi Israel, termasuk ketika AS memindahkan kedutaannya ke Yerusalem hingga normalisasi dengan beberapa negara Arab.

Saat ini, Netanyahu terjerat dengan kasus korupsi dan pelanggaran kepercayaan. Jika ia kehilangan kekuasaan, maka Netanyahu akan diadili.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya