Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dipasok Sistem Satelit Canggih Dari Rusia, Iran Punya 'Mata Elang' Di Kawasan

JUMAT, 11 JUNI 2021 | 15:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia dikabarkan akan memasok sistem satelit canggih untuk Iran yang memungkinkan Teheran untuk mengawasi target militer potensial di Timur Tengah dan sekitarnya.

Satelit Kanopus-V buatan Rusia yang dilengkapi dengan kamera resolusi tinggi disebut oleh sejumlah pejabat Amerika Sekitat (AS) akan diberikan kepada Iran.

Mengutip pejabat-pejabat tersebut, Washington Post memuat, satelit itu dapat memantau kilang minyak di Teluk Persia, pangkalan militer Israel, hingga pangkalan AS di Irak.


"Peluncuran bisa terjadi dalam beberapa bulan," kata mereka.

Pengiriman Kanopus-V disebut merupakan perjanjian yang dinegosiasikan ketika para pemimpin Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) melakukan kunjungan ke Rusia pada 2018.

Baru-baru ini, para ahli Rusia juga melakukan perjalanan ke Iran untuk melatih kru yang akan mengoperasikan satelit tersebut dari fasilitas yang baru dibangun di dekat kota Karaj.

Jika kabar tersebut benar, maka kemungkinan akan menambah ketegangan antara Rusia dan AS. Terlebih, Presiden Vladimir Putin dan Presiden Joe Biden akan bertemu di Jenewa pada 16 Juni.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya