Berita

Menteri Kesehatan Jerman, Jens Spahn saat memegang CovPass/Net

Dunia

Uni Eropa Mulai Gunakan Paspor Vaksin, Bagaimana Cara Kerjanya?

JUMAT, 11 JUNI 2021 | 10:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Negara-negara Uni Eropa berbondong-bondong mulai menggunakan paspor vaksin digital yang menjadi syarat penduduknya bepergian secara bebas.

Paspor vaksin telah disetujui oleh Komisi Eropa pada awal Juni. Kemudian tujuh negara yang terdiri dari Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Denmark, Jerman, Yunani, dan Polandia melakukan uji coba.

Paspor tersebut dijadwalkan untuk diterapkan untuk 27 negara anggota pada 1 Juli. Namun jauh sebelum jadwal, sejumlah negara mulai memberlakukan paspor tersebut.


Spanyol dan Lithuania mengumumkan telah bergabung menggunakan paspor vaksin bersama tujuh negara lainnya. Pemerintah Italia juga mengumumkan akan memberlakukan paspor vaksin mulai 15 Juni mendatang.

Jerman sendiri pada Kamis (10/6) telah mengumumkan penggunakan CovPass, sertifikat vaksin digital yang dapat diakses lewat aplikasi di ponsel pintar.

Bagaimana cara kerja paspor vaksin?

Paspor vaksin menjadi sertifikat dalam bentuk kode QR yang dapat diakses oleh ponsel pintar.

Kode tersebut dapat discan dan berisi rincian mengenai vaksinasi, hasil tes dan pemulihan dari Covid-19.

Penduduk Eropa bisa menggunakan paspor vaksin untuk mengakses sejumlah fasilitas publik, termasuk restoran hingga gym. Termasuk juga untuk menghadiri berbagai kegiatan, seperti pesta pernikahan hingga konser.

Pemberlakuan paspor vaksin sengaja diluncurkan menjelang musim panas untuk menarik para wisatawan dan membangkitkan kembali ekonomi Eropa yang babak belur akibat Covid-19.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya