Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto masih unggul dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

Seperti Lembaga Survei Lain, Tiga Bang Jago Kokoh Versi Arus Survei Indonesia

SELASA, 08 JUNI 2021 | 16:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto masih unggul dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam bursa calon presiden 2024.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an mengatakan, dalam survei terbaru lembaganya, diketahui Prabowo Subianto mendapatkan elektabilitas 12,5 persen.

"Posisi Prabowo disusul Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo 11,3 persen, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 9,3 persen," ujar Ali Rif'an dalam diskusi daring bertema "Capres-Cawapres Potensial 2024: Persepsi Publik Berdasarkan Klaster Figur", Selasa (8/6).


Melengkapi posisi lima tokoh teratas, kata Ali, ada Menteri Parekraf, Sandiaga S. Uno (8,3 persen), dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (6,4 persen).

Berikutnya, ada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (5,9 persen), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (3,9 persen), Komut Pertamina Basuki T. Purnama (3,2 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (2,5 persen), dan Ketua DPR RI Puan Maharani (2,3 persen).

Memperoleh elektabilitas di bawah 2 persen ada mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo (1,9 persen), Menko Polhukam, Mahfud MD (1,8 persen), Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (1,3 persen), dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian (1,2 persen).

Disusul dengan elektabilitas di bawah 1 persen ada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto (0,9 persen), mantan Kepala BNPB, Doni Monardo (0,9 persen), Mendikbud, Nadiem Makarim (0,8 persen), Ketua Umum PBNU, Said Aqil Sorodj (0,7 persen), tokoh NU, Ali Masykur Musa (0,7 persen), pengusaha Chairul Tanjung (0,7 persen), Pangkostrad, Dudung Abdurachman (0,6 persen), Kepala BIN, Budi Gunawan (0,5 persen), Menteri Keuangan, Sri Mulyani (0,3 persen), dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir (0,1 persen).

"Sementara masih ada 22 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak menjawab," demikian Ali.

Arus Survei Indonesia melakukan survei secara nasional pada 1-7 Mei 2021 di 34 provinsi di Indonesia, dengan metode penarikan sampel adalah multistage random sampling.

Penarikan data responden melalui sambungan telepon dengan format pertanyaan berbentuk kuisioner.

Jumlah responden yakni 1.000 orang dengan margin of error kurang lebih 3,10 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya