Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kasus Covid-19 Di Bangkalan Melonjak, Gerindra Jatim Imbau Masyarakat Tak Ikut Sebarkan Hoax

SENIN, 07 JUNI 2021 | 11:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Lonjakan pandemi Covid-19 di Bangkalan, Madura, menjadi peringatan keras bagi masyarakat di Jawa Timur bahwa situasi ini belum harus terus diwaspadai.

“Kami sampaikan kepada masyarakat adalah agar supaya masyarakat Madura khususnya Bangkalan untuk tetap tenang dan tidak panik. Sebab sebetulnya hal ini sudah hampir terbiasa hidup dalam kondisi pandemi Covid ini,” kata anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Abdul Halim, saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (7/6).

Ditambahkan Halim, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuat berita, menyebar video yang sebetulnya narasi dan visualnya bukan kejadian yang saat sekarang terjadi.


“Kemudian juga mohon tidak menyebarkan konten yang justru seolah-olah mendiskriditkan perilaku masyarakat Madura,” tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.  

Untuk mengantisipasi pandemi semakin luas, Abdul Halim meminta kepada masyarakat Madura dan Jatim umumnya untuk betul-betul memperhatikan prokes dan jangan sampai lengah dan meremehkan wabah ini.

“Apa yang terjadi di Bangkalan ini mari jadikan ijtibar (pelajaran atau contoh) yang berharga, sehingga jangan sampai hal ini terjadi di daerah lain,” jelasnya.

Abdul Halim pun berharap masyarakat mempercayakan penanganan ini kepada  pihak Pemprov Jatim dan pihak Pemerintah Kab/kota lainnya, dalam mengambil langkah-langkah untuk melokalisir pandemi supaya tidak semakin menyebar.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya