Berita

Sekolah tatap muka di Malaysia di tengah pandemi Covid-19/Net

Dunia

Gara-gara Covid-19, Malaysia Lanjutkan Pembelajaran Jarak Jauh

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 11:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Malaysia akan membuka tahun ajaran baru pada pertengahan Juni dengan pembelajaran jarak jauh karena kasus Covid-19 yang masih tinggi.

Saat ini, para siswa sendiri sedang libur tengah tahun selama dua pekan. Sehingga tahun ajaran akan dimulai pada 13 atau 14 Juni.

Menteri Pendidikan Mohd Radzi Md Jidin pada Minggu (6/6) mengumumkan, aturan tersebut berlaku untuk sekolah negeri, swasta, internasional, dan ekspatriat yang terdaftar di Kementerian Pendidikan.


Mohd Radzi mengatakan, layanan televisi pendidikan "Didik TV" akan dilanjutkan dengan siaran 15 jam sehari.

Ia juga mengumumkan ujian tertulis 2021 untuk Sertifikat Pendidikan Malaysia (SPM), yang setara dengan O-Level, telah ditunda hingga Maret tahun depan.

Untuk mendukung kegiatan pembelajaran, pemerintah berencana membagikan 150 ribu laptop kepada siswa kurang mampu secara ekonomi.

Mohd Radzi mengatakan Cerdik Initiative telah mendistribusikan 12.887 laptop ke 95 sekolah di 51 distrik pendidikan nasional.

“40.290 unit lainnya diharapkan akan didistribusikan paling lambat pada 12 Juni. Kami sedang dalam proses mendistribusikan unit-unit ini. Sisanya 96.823 akan didistribusikan pada akhir September," tambahnya.

Sekolah dasar hingga menengah di Malaysia sebelumnya telah memberlakukan pembelajaran tatap muka selama dua hingga tiga bulan pada tahun ini.

Namun muncul kasus Covid-19 di sekolah, sehingga para siswa harus kembali belajar dari rumah selama dua pekan pada Mei.

Saat ini, Malaysia telah memberlakukan kuncian total secara nasional dari 1 Juni hingga 14 Juni. Itu dilakukan setelah Malaysia mencatat 9.000 kasus Covid-19 dalam sehari sebanyak dua kali. Sementara angka kematian harian melebihi 100.

Hingga saat ini, Malaysia telah mencatat total 610.574 kasus Covid-19 dengan 3.291 kematian,

Menteri Kesehatan Adham Baba mengatakan 82.341 bayi dan anak-anak telah terinfeksi Covid-19 sejak Januari 2020 hingga 30 Mei 2021.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya