Berita

urubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito/Repro

Kesehatan

Satgas Minta Enam Pemprov Di Jawa Turunkan Angka Sumbangsih Kasus Covid

RABU, 02 JUNI 2021 | 02:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sumbangan pulau Jawa terhadap kasus positif Covid-19 mencapai 53 persen dari total kasus sebesar 1.826.527 orang.

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyatakan bahwa pihaknya meminta 6 pemerintah provinsi (Pemprov) di Jawa menurunkan angka tersebut.

Pasalnya Satgas mencatat, selaam satu minggu belakangan enam provinsi tersebut masih mengalami kenaikan cukup signifikan. Yang antara lain berada di provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.


"Ini adalah angka yang cukup tinggi. Mengingat hanya dengan 6 provinsi di Pulau Jawa mampu menyumbang lebih dari setengah dari total kasus nasional,' ujar Wiku dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (1/6).

Adapun dari data penambahan kasus positif baru yang sebanyak 48.821 kasus, rincian kontribusi paling banyak dari lima provinsi. Yakni Jawa Barat 7.246 kasus, Jawa Tengah 5.568 kasus, DKI Jakarta 5.324 kasus, Riau 4.737 kasus dan Kepulauan Riau 2.008 kasus.

Karena itu, Wiku meminta pemda-pemda memberikan perhatian lebih serius kepada wilayahnya masing-masing dengan evaluasi penanganan Covid-19 secara lokal.

Selain itu, Satgas juga emminta agar seluruh provinsi di Pulau Jawa untuk melakukan konsolidasi antarwilayah. Karena menurut Wiku, karakteristik yang mirip, perlu ditangani secara bersama-sama agar kebijakan yang diterapkan sejalan.

"Manfaatkan forum komunikasi seperti Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) yang dilakukan antar wilayah. Hal ini dapat menjadi wadah bagi pimpinan daerah pada 6 provinsi ini, untuk bertemu dan bersama-sama merumuskan penanganan terbaik untuk Covid-19 di Pulau Jawa," demikian Wiku Adisasmito.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya