Berita

Presiden Belarus Alexander Lukashenko dan Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Bertemu Lukashenko, Putin Gelontorkan 500 Juta Dolar AS Untuk Belarus

MINGGU, 30 MEI 2021 | 10:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia akan memberikan bantuan senilai 500 juta dolar AS kepada Belarus sebagai bagian dari pinjaman senilai 1,5 miliar dolar AS yang telah disepakati sebelumnya.

Jurubicara Kremlin Dmitry Peskov pada Sabtu (29/5) mengatakan, Presiden Vladimir Putin dan Presiden Balarus Alexander Lukashenko mengadakan pembicaraan selama lebih dari lima jam di Sochi pada Jumat (28/5). Keduanya juga melakukan perjalanan kapal pesiar di Laut Hitam.

Rusia telah menjanjikan pinjaman 1,5 miliar dolar AS untuk Belarus pada tahun lalu. Pinjaman tahap pertama telah diberikan pada Oktober 2020, senilai 500 juta dolar AS.


Sementara tahap kedua akan diberikan sebelum akhir Juni.

"Setidaknya tidak ada kendala tersisa untuk ini (tahap kedua), semuanya sudah diputuskan," ujar Peskov, seperti dikutip Anadolu Agency.

Peskov mencatat Putin dan Lukashenko fokus pada perang melawan pandemi virus corona, serta masalah ekonomi dan perdagangan. Mereka juga menyinggung pendaratan darurat jet penumpang Ryanair di Belarus.

"Pembicaraan itu sangat konstruktif, kaya konten," lanjut Peskov.

Terkait sanksi yang diberikan Eropa terhadap Belarus, Peskov menekankan masalah ini harus diselesaikan melalui penyelidikan yang bijaksana dan konstruktif, tanpa kesimpulan yang tergesa-gesa.

Sementara mengenai masalah perjalanan udara untuk warga Belarus, Peskov mengatakan kementerian transportasi kedua negara telah ditugaskan untuk membantu warga Belarus di Eropa pulang.

Penerbangan Ryanair Boeing 737-8AS dari Athena ke ibukota Lithuania, Vilnius, mendarat di Minsk pada Sabtu lalu (22/5) karena ancaman bom.

Namun seorang jurnalis oposisi Belarus, Roman Protasevich ditangkap oleh otoritas ketika pendaratan.

Protasevich adalah pendiri saluran berita media sosial, yang dilaporkan memainkan peran utama dalam protes musim panas lalu di Minsk yang menuntut pengunduran diri Lukashenko.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya