Berita

Anggota DPRD Medan, Mulia Syahputra Nasution/Repro

Nusantara

DPRD Medan Apresiasi Langkah Cepat Isolasi Lingkungan Di Johor Dan Selayang

MINGGU, 30 MEI 2021 | 02:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Isolasi lingkungan yang dilakukan Pemerintah Kota Medan di Kecamatan Medan Johor dan Kecamatan Medan Selayang, merupakan langkah yang tepat untuk memutuskan penularan Covid-19.

Hal itu dikatakan anggota DPRD Medan Mulia Syahputra Nasution, Sabtu (29/5), menanggapi isolasi lingkungan yang dilakukan Pemkot Medan terhadap 7 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor di mana terdapat 14 warga dari 6 rumah yang terpapar virus Covid-19.

Sementara di lingkungan 10, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, jumlah warga yang terpapar adalah 14 orang dari 8 Rumah. Isolasi dilakukan sejak Jumat (28/5).


Anggota Komisi I DPRD Kota Medan ini menambahkan, upaya ini dapat menekan dan memutuskan mata rantai penularan virus Covid-19.

"Saya pikir itu merupakan langkah yang tepat, karena sebagai upaya memutuskan mata rantai Covid-19 yang dilakukan Pemkot Medan," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Isolasi lingkungan itu, lanjut politikus muda Partai Gerindra ini, merupakan upaya penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 (treatment).

"Untuk makanan dan obat-obatan juga telah disediakan oleh Pemkot, ini harus kita dukung," kata politikus yang berasal dari Dapil V meliputi Medan Polonia, Selayang, Sunggal, Johor, dan Tuntungan.

Dia juga menyayangkan masyarakat saat ini, khususnya di kawasan Medan Johor, masih menganggap biasa atas wabah Covid-19. Padahal Medan Johor saat ini berstatus zona merah.

"Saya berharap masyarakat harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Langkah pemerintah ini sudah tepat yakni menjaga kita supaya tidak menyebar, tetapi kita juga harus menjaga diri dan komitmen menerapkan protokol kesehatan tersebut," imbaunya.

"Dan saya yakin kita mampu menjaga diri dan setelah itu bersama-sama menjaga orang lain agar tidak terjadi penularan. Caranya dengan menerapkan protokol kesehatan," tambahnya.

Sebab, pemerintah telah berupaya maksimal untuk melakukan penanganan penyebaran serta pencegahan Covid-19. Maka itu alangkah baiknya juga menjaga diri serta keluarga dari virus tersebut.

"Jangan sampai seperti di India terjadinya tsunami Covid-19," sebutnya.

Mulia juga meminta masyarakat tidak panik dengan adanya isolasi lingkungan itu. Demikian juga dengan warga yang terpapar Covid-19.

"Sebab, Covid-19 bukan aib. Mari jaga diri dan lingkungan dari bahaya Covid-19," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya