Berita

Pemeriksaan suhu di Pakistan/Net

Dunia

Pakistan Deteksi Keberadaan Kasus Pertama Covid-19 Varian India Dan Afrika Selatan

SABTU, 29 MEI 2021 | 22:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Kesehatan Pakistan mengatakan bahwa pihaknya telah mendeteksi strain virus corona asal India dan Afrika Selatan pada Jumat (28/5).

Kementerian Kesehatan negara itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kasus varian India ditemukan setelah mereka melakukan pelacakan selama tiga minggu pertama di bulan Mei.

 â€œHasil sekuensing mengkonfirmasi deteksi tujuh kasus B.1.351 (varian Afrika Selatan) dan satu kasus B.1.617.2 (varian India). Ini adalah deteksi pertama di dalam negeri dari jenis yang terakhir," kata pernyataan itu, tanpa menyebutkan kota atau provinsi tempat virus ini terdeteksi, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (29/5).


Varian baru itu dianggap bertanggung jawab atas lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini di negara tetangga mereka, India.

Pekan lalu, sebuah laporan mengatakan bahwa istri seorang diplomat India yang kembali dari negara itu dinyatakan positif terkena virus corona setelah pengujian cepat di perbatasan timur laut Wagah.

Namun, pihak berwenang tidak mengungkap jenis virus tersebut.

"Sesuai protokol, pelacakan kontak dari semua kasus sedang dalam proses," kata pernyataan itu lebih lanjut, menambahkan bahwa deteksi berkelanjutan dari strain global menyoroti kebutuhan berkelanjutan untuk "pedoman, penggunaan masker dan kebutuhan vaksinasi."

Pakistan telah melarang perjalanan darat dan udara dari India, dengan alasan kekhawatiran tentang penyebaran varian virus corona terbaru.

Kedua negara Asia Selatan yang bersaing itu telah sama-sama bergulat dengan gelombang Covid-19 yang menghancurkan, sementara situasi di Pakistan dianggap relatif lebih baik dibandingkan dengan India, di mana rumah sakit dilaporkan kehabisan tempat tidur dan pasokan oksigen.

Secara keseluruhan, beban kasus Covid-19 Pakistan telah mencapai 913.784 kasus dengan 20.607 kematian sejak Maret 2020.

Negara itu mencatat 2.482 kasus baru dan 67 kematian pada hari Jumat (28/5).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya