Berita

Ekonom senior DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Pidatonya “Roket”, Hasilnya Terbalik Jadi “Tekor”

RABU, 26 MEI 2021 | 16:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintahan Joko Widodo selalu menebar optimisme bahwa ekonomi akan meroket di bawah kendali mereka. Namun hingga tahun kedua di periode kedua Jokowi, ekonomi tidak kunjung terangkat.

Laju ekonomi Indonesia bahkan konsisten menurun sejak periode pertama. Ekonomi yang digadang akan berada di angka 7 persen justru tertahan di bawah 6 persen.

Kini di periode kedua, pandemi dijadikan alasan untuk membenarkan bahwa ekonomi mengalami resesi.


Sementara teranyar, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan meroket 8,3 persen di kuartal II 2021.

“Maunya dan pidatonya Me-"Roket”, hasilnya sebaliknya "Tekor”,” sindir ekonomi senior DR. Rizal Ramli yang seolah sudah jengah dengan aksi-aksi sesumbar pemerintah, di akun Twitter pribadinya, Rabu (26/5).

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini mengurai bahwa kejadian ini terus berulang karena kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah di bawah kendali Menteri Keuangan Sri Mulyani selalu terbalik.

Kebijakan Sri Mulyani selalu memberi kemudahan bagi kalangan atas dan gagal memompa daya beli kelompok menengah bawah.

“Harusnya pompa daya beli golongan menengah bawah, tapi kebijakan kemudahan & pengurangan pajak utk yg atas,” tegasnya.

“Manfaat pajak itu dimainkan di pasar spekulatif,” demikian Rizal Ramli mengingatkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya