Berita

Petugas medis di India melakukan pengecekan suhu tubuh pada warga/Net

Dunia

Enggan Divaksin, Warga Desa Di India Serang Petugas Kesehatan

SELASA, 25 MEI 2021 | 16:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah penduduk desa di India menyerang tim petugas kesehatan karena menolak divaksinasi. Akibatnya, seorang petugas kesehatan terluka, dan dua warga ditangkap polisi.

Kerusuhan terjadi ketika tim yang terdiri dari 10 petugas kesehatan mengunjungi desa Malkhedi di India bagian tengah untuk divaksinasi Covid-19.

Desa Malkhedi berlokasi di negara bagian Madhya Pradesh, dekat kota Ujjain, dan menjadi rumah bagi lebih dari 400 orang.


Pihak berwenang mengirim tim kesehatan karena mendapatkan laporan bahwa warga desa menolak untuk divaksinasi. Sebelumnya, lima tim telah mengunjungi desa tersebut, namun ditolak oleh warga.

Seorang tenaga kesehatan yang menjadi korban terluka dalam insiden tersebut, Shakeel Qureshi, mengatakan sedikitnya 25 pria dan beberapa wanita dari desa tersebut menyerang petugas kesehatan karena menolak divaksinasi.

Qureshi mengaku kepalanya telah dipukul dengan tongkat, kemudian ia melarikan diri.

Dikutip Sputnik pada Selasa (25/5), polisi menangkap dua warga yang melakukan kekerasan. Saat ini kepolisian masih menyelidiki insiden tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya