Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Polandia Andrzej Duda/Net

Dunia

Penjualan Drone Bayraktar Dan Pengiriman F-16 Ke Polandia Membuktikan Aliansi Turki-Rusia Tidak Mungkin Terjadi

SELASA, 25 MEI 2021 | 15:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengumumkan sebuah kesepakatan penjualan senjata bersejarah, di mana Ankara akan menjual 24 unit drone Bayraktar TB2 ke Polandia. Itu merupakan pertama kalinya Turki menjual drone ke negara NATO dan Uni Eropa.

Selain itu, Erdogan juga mengatakan Turki akan mengirim jet tempur F-16 ke Polandia untuk membantu operasi NATO.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Erdogan setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Andrzej Duda di Ankara pada Senin (24/5).


Menurut Erdogan, kesepakatan penjualan senjata tersebut mencapai target 10 miliar dolar AS dalam volume perdagangan kedua negara.

"Kami akan segera mengirim jet tempur F-16 kami ke Polandia untuk mendukung operasi NATO di Baltic Air Police," kata Erdogan.

Dalam pertemuan tersebut, Duda mengatakan Turki merupakan sekutu terkuat Polandia dan berterima kasih kepada Erdogan yang telah melindungi langit.

"Saya yakin sebagai bagian dari kerangka NATO, kita dapat mencegah ancaman terhadap kedua negara dari dalam dan luar negeri," tambahnya, seperti dikutip Anadolu Agency.

Sejauh ini belum ada reaksi resmi dari Kremlin. Namun, dikutip Bulgarian Military, pengiriman F-16 ke Polandia tampaknya akan memicu kritik dari Rusia.

Seorang analis Rusia mengatakan keputusan Turki mengkhawatiran dan menjadi bukti bahwa aliansi antara Moskow dan Ankara tidak mungkin. Dengan langkah tersebut, Rusia dan Turki harus merevisi hubungannya.

"Dalam kasus ini, Erdogan tidak mungkin disebut sekutu sama sekali," ujar analis tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya