Berita

Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki/Net

Dunia

Spekulasi Virus Corona Bocor Dari Lab Wuhan Menguat, AS: Masih Butuh Penyelidikan

SELASA, 25 MEI 2021 | 10:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) sedang melakukan investigasi terkait laporan yang menyebutkan tiga peneliti di laboratorium Institut Virologi Wuhan (WIV) diduga mengalami gejala Covid-19 sebelum kasus pertama infeksi virus corona dilaporkan.

Laporan tersebut merupakan informasi intelijen AS yang pertama kali dimuat oleh Wall Street Journal dengan mengutip sejumlah sumber pada Minggu (23/5).

Laporan menyebutkan bahwa tiga peneliti WIV mengalami jatuh sakit hingga harus dirawat di rumah sakit pada November 2019. Kasus pertama Covid-19 di dunia diidentifikasi pada akhir Desember 2019.


Namun satu sumber menyebut masih belum jelas gejala yang dialami para peneliti dan apakah mereka dirawat di rumah sakit.

"Kami tidak memiliki cukup informasi untuk menarik kesimpulan tentang asal-usul virus korona," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki, seperti dikutip Reuters.

"Kami membutuhkan data. Kami membutuhkan penyelidikan independen. Dan itulah yang kami lakukan," tambahnya.

Sementara itu, jurubicara kementerian luar negeri China, Zhao Lijian, mengatakan informasi terkait tiga peneliti WIV jatuh sakit sama sekali tidak benar.

Asal usul virus corona yang masih misterius memicu banyak spekulasi di publik.

Pada Maret, tim ahli yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan hasil penyelidikan selama empat pekan di Wuhan pada Januari dan Februari.

Para ahli menyimpulkan virus corona kemungkinan telah ditularkan dari kelelawar ke hewan lain, sebelum akhirnya ke manusia. Sementara spekulasi kebocoran di laboratorium dianggap sangat tidak mungkin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya