Berita

Yerusalem/Net

Dunia

AS: Solusi Dua Negara Satu-satunya Jawaban Untuk Konflik Israel-Palestina

SENIN, 24 MEI 2021 | 10:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Solusi dua negara merupakan satu-satunya cara yang dapat memastikan masa depan Israel dan Palestina.

Demikian yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken dalam sebuah wawancara dengan ABC, ketika menanggapi situasi di Timur Tengah baru-baru ini.

Dalam pernyataannya Blinken mengatakan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang ditengahi oleh Mesir pada Kamis (20/5) merupakan hal yang kritis.


Ia mengatakan, setelah 11 hari serangan Israel, muncul situasi kemanusiaan yang parah dan membutuhkan perhatian segera di Gaza.

Untuk itu, ia mengatakan Washington akan membuat poros positif untuk membahas upaya pembangunan kembali dan bantuan. Di mana ia juga akan melakukan kunjungan ke wilayah tersebut.

Mengulangi komitmen Washington untuk keamanan Israel, Biden menegaskan solusi dua negara, membayangkan sebuah negara untuk Palestina, tetap menjadi "satu-satunya jawaban" untuk konflik tersebut.

Dalam solusi dua negara, Palestina dan Israel akan hidup berdampingan sebagai dua negara yang merdeka.

Berbagai upaya diplomatik telah dilakukan untuk mewujudkan solusi dua negara, namun dilanggar oleh Israel. Seperti garis batas yang ditetapkan pada 1967 yang menempatkan Yerusalem Timur dan Tepi Barat sebagai bagian dari wilayah Palestina.

Sebuah laporan 2021 oleh RAND Corporation menemukan bahwa Israel di seluruh spektrum politik lebih memilih status quo daripada solusi dua negara, sementara Palestina hanya bersedia menerima varian dari solusi dua negara yang tidak akan diterima Israel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya