Berita

Wakil Presiden AS Kamala Harris terlihat menyeka tangannya usai berjabat tangan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in/Net

Dunia

Kedapatan Menyeka Tangan Usai Salaman Dengan Presiden Korsel, Kamala Harris Diserang Warganet

SENIN, 24 MEI 2021 | 08:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dihujani banyak kritik dari warganet usai kedapatan menyeka tangannya setelah berjabat tangan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Harris dan Moon mengadakan pertemuan tingkat tinggi di Washington pada Jumat (21/5) untuk membahas migrasi massal, Korea Utara, dan sejumlah agenda lainnya.

Namun terlepas dari agenda-agenda penting tersebut, perhatian warganet justru ditujukan pada satu momen yang ketika Harris menyeka telapak tangannya di jas yang ia kenakan sesaat setelah berjabat tangan dengan Moon.


Potongan video momen tersebut tersebar di media sosial. Warganet memberikan banyak komentar.

Beberapa menyebut hal tersebut tidak disengaja, beberapa lainnya heran, dan banyak di antara mereka yang justru mengkritik Harris karena tidak menghormati Moon.

"Bagaimana Anda bisa melakukan itu dengan mengetahui bahwa kamera merekam setiap gerakan Anda?" ujar sebuah akun.

"Kamala Harris menyeka tangannya setelah berjabat tangan dengan Presiden Moon! Wow! Memalukan sekali!" kata akun lainnya.

"Di seluruh dunia, orang-orang mengomentari Kamala Harris yang menghina Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dengan gesekan tangan!" sahut yang lain.

Bahkan beberapa pengguna media sosial juga mengomentari Harris telah berlaku rasis pada Moon.

"Ini adalah wakil presiden AS? Tidak hanya tidak sopan, tetapi akan menjadi 'rasis' jika dia seorang Republikan. Di seluruh berita pasti penuh standar ganda," cuit sebuah akun.

Meski begitu, terdapat pula komentar bahwa Harris kemungkinan khawatir dengan penyebaran Covid-19.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya