Berita

Seorang anak berada di antara reruntuhan bangunan di Jalur Gaza yang hancur akibat serangan Israel/Net

Dunia

Pernyataan Bersama Pertama DK PBB Soal Israel-Palestina: Gencatan Senjata Harus Dipatuhi

MINGGU, 23 MEI 2021 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) akhirnya telah mengeluarkan pernyataan bersama pertama terkait ketegangan Israel dan Palestina.

Pada Sabtu (22/5), 15 anggota DK PBB menyetujui seruan agar gencatan senjata yang telah disepakati oleh Israel dan Hamas untuk dipatuhi secara penuh, seperti dimuat Al Jazeera.

Dalam pernyataan tersebut, DK PBB menyampaikan duka atas hilangnya banyak nyawa warga sipil dan menyoroti pentingnya bantuan kemanusiaan dikirim ke Palestina, khususnya Jalur Gaza.


"Menegaskan kembali pentingnya mencapai perdamaian yang komprehensif berdasarkan visi sebuah kawasan di mana dua negara demokratis, Israel dan Palestina, hidup berdampingan dalam damai dengan perbatasan yang aman dan diakui," lanjut dewan.

DK PBB telah bertemu empat kali dalam kurun waktu dua pekan untuk merumuskan pernyataan bersama terkait situasi di Palestina. Namun empat pernyataan tersebut mendapatkan veto dari Amerika Serikat (AS).  

Sejak 10 Mei, Israel melancarkan serangan ke Jalur Gaza yang menewaskan sedikitnya 248 orang, termasuk anak-anak. Lebih dari 1.900 juga dilaporkan terluka.

Pertempuran udara selama 11 hari itu juga membuat sedikitnya 12 orang di Israel tewas.

Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata pada Kamis (20/5) yang ditengahi oleh Mesir. Gencatan senjata dimulai pada Jumat (21/5) pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya