Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

Sindikat Penjual Vaksin Covid-19 Ilegal Filipina Terbongkar Usai Buat Iklan Di Media Sosial

MINGGU, 23 MEI 2021 | 07:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Filipina melakukan penyelidikan atas laporan sejumlah oknum telah menjual vaksin Covid-19 secara ilegal, ketika pemerintah menggratiskannya.

Kepala polisi Guillermo Eleazar pada Sabtu (22/5) mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi aktivitas jual-beli vaksin Covid-19 ilegal dari media sosial, di mana penjual menawarkan vaksin dengan harga 15 ribu peso atau setara dengan Rp 4,5 juta (Rp 299/peso).

"Penjualan vaksin Covid-19 yang telah diberikan otorisasi penggunaan darurat adalah ilegal," kata Eleazar, seperti dikutip Reuters.


Ia mengatakan saat ini pihaknya bekerja untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

"Mereka yang terlibat dalam penjualan tidak sah vaksin anti-Covid, kami meminta Anda untuk menghentikan apa yang Anda lakukan," kata satuan tugas Covid-19.

Filipina, yang telah mencatat lebih dari 1 juta infeksi virus corona dan hampir 20 ribu kematian. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan untuk memvaksinasi 50-70 juta dari 110 juta penduduknya.

Sejauh ini Filipina telah menyetujui penggunaan darurat tujuh merek vaksin Covid-19, termasuk Sinovac Biotech China dan Pfizer-BioNTech.

Sejak dimulai pada 1 Maret, program vaksinasi di Filipina sudah menjangkau lebih dari 2,5 juta orang untuk dosis pertama, dan 780 ribu telah diberi dua dosis.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya