Berita

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al Maliki saat berpidato di Sidang Majelis Umum PBB/Net

Global

Menlu Palestina: Gencatan Senjata Belum Cukup, Masalah Intinya Belum Terselesaikan

JUMAT, 21 MEI 2021 | 12:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Gencatan senjata yang telah disepakati oleh Israel dan Hamas belum cukup sama sekali untuk menyelesaikan permasalahan. Dunia masih memiliki tugas untuk memerdekakan Palestina.

Hal itu ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al Maliki di sela-sela sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York pada Kamis (20/5).

Kepada wartawan, Al Maliki mengatakan, meski gencatan senjata merupakan langkah yang baik, namun tidak menyelesaikan "masalah inti" dari kekerasan yang terjadi.


 â€œPeristiwa hari ini di Sidang Umum dan apa yang terjadi telah kembali memusatkan perhatian pada masalah Palestina... Kami melihat hari ini bahwa masalah Palestina dan masalah Palestina, masalah Yerusalem dan pendudukan Yerusalem, adalah masalah paling penting bagi semua Muslim dan Arab dan dunia,” kata Al-Maliki, seperti dikutip Stuff.

"Kami ingin melihat rakyat Palestina merdeka dan juga tinggal di negara Palestina merdeka mereka sendiri dengan Yerusalem timur sebagai ibukotanya," lanjutnya.

Pembicaraan langsung terakhir antara Israel dan Palestina terjadi pada 2014. Palestina memutuskan hubungan dengan Amerika Serikat (AS) pada Desember 2017, setelah mantan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Trump lebih lanjut membuat marah Palestina dengan menghadirkan apa yang ia sebut sebagai Kesepakatan Abad Ini tanpa konsesi dari Palestina.

Dalam dua minggu terakhir, AS telah empat kali memblokir upaya Dewan Keamanan PBB untuk menuntut diakhirinya konflik Israel-Hamas.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya