Berita

Ilutrasi masker

Kesehatan

Kontroversi Lepas Masker Bagi Yang Sudah Vaksin Di Amerika Ditolak IDI

SENIN, 17 MEI 2021 | 04:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) membolehkan warga Negeri Paman Sam yang sudah divaksin Covid-19 untuk melepas masker.

Kebijakan itu menjadi kontroversial di publik, termasuk diperbincangkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI).

Ketua Satgas Covid-19 PB IDI, Zubairi Djoerban, menyampaikan penolakannya terhadap otoritas terkait di Amerika Serikat yang mengeluarkan kebijakan tersebut.


"Lupakan pedoman CDC untuk melepas masker bagi yang sudah divaksin. Saya tidak setuju," ujar Zubairi Djoerban dalam akun Twitternya, Minggu (16/5)

Menurutnya, kebijakan tersebut belum bisa berlaku di Indonesia. Sebabnya, dia memandang konsekuensi atau efek melepas masker pada saat ini masih cukup besar di Indonesia.

"Kita pun tak dapat secara efektif mengetahui apakah seseorang sudah divaksin atau belum itu hanya dari masker," imbuhnya.

Dalam pandangannya, sosok yang kerap disapa Prof. Beri ini menyatakan bahwa definisi mengenai situasi normal tidak bisa sebatas melepas masker saja.

"Di beberapa negara, banyak orang tetap memakai masker--meski kondisi negaranya baik-baik saja," ungkapnya.

Maka dari itu, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini tidak setuju dengan pedoman melepas masker dari CDC itu. Justru hal itu menuntun kepada situasi Covid-19 yang tengah terjadi di India atau Malaysia.

"Semoga Indonesia tidak setuju dengan CDC dan semoga angka kasus Covid-19 pasca-Lebaran tidak melonjak. Amin," pungkas Zubairi Djoerban.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya