Berita

Warga Chili memberikan suara mereka pada hari kedua pemungutan suara untuk memilih 155 delegasi yang akan duduk di kursi Majelis Konstituante/Reuters

Dunia

Warga Chili Pilih Anggota Majelis Konstituante Untuk Tulis Ulang Konstitusi

MINGGU, 16 MEI 2021 | 21:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Chili memberikan suara mereka pada hari kedua pemungutan suara untuk memilih 155 delegasi yang akan duduk di kursi Majelis Konstituante pada akhir pekan ini (Minggu, 16/5). Lembaga ini akan bertugas menulis ulang konstitusi era kediktatoran negara itu.

Hal ini diketahui merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi ketidaksetaraan sosial yang mengakar yang memicu protes mematikan pada tahun 2019 lalu.

Tercatat ada sekitar 14 juta orang yang berhak memberikan suara pada akhir pekan ini.


Pemilu ini dianggap oleh banyak orang sebagai pemilu paling penting di Chili sejak negara tersebut kembali ke demokrasi 31 tahun lalu.

Menurut Layanan Pemilihan Negara, pada hari pertama pemungutan suara kemarin, tercatat ada lebih dari tiga juta orang, atau sekitar 20,4 persen pemilih yang memberikan suara mereka.

“Saya berharap kita memiliki konstitusi yang menangkap jiwa bangsa kita,” kata Presiden Sebastian Pinera usai memberikan suara di ibu kota Santiago, seperti dikabarkan Al Jazeera.

Diketahui bahwa konstitusi Chili berasal dari tahun 1980, yang diberlakukan pada puncak pemerintahan diktator Augusto Pinochet tahun 1973-1990. Konstitusi tersebut kerap disalahkan karena dianggap menghalangi kemajuan yang adil di negara yang digolongkan sebagai salah satu negara yang paling tidak setara di antara negara-negara ekonomi maju.

Ketidaksetaraan ini adalah salah satu pendorong utama protes Oktober 2019. Protes tersebut. berujung pada langkah pemerintah Chili yang menyetujui referendum tentang konstitusi baru.

Semula, pemungutan suara dijadwalkan pada April 2020 namun tertunda karena pandemi virus corona. Akhirnya pemungutan suara berlangsung pada 25 Oktober tahun lalu.

Hasilnya, 80 persen masyarakat memilih konstitusi baru yang akan dibuat oleh sebuah badan yang seluruhnya terdiri dari anggota terpilih, yang kini dinamai Majelis Konstituante.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya