Berita

Pasukan Israel di kompleks Masjid Al Aqsa/Net

Dunia

Hamas: Jangan Bermain Api Dengan Sentuh Masjid Al Aqsa

MINGGU, 16 MEI 2021 | 08:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh memperingatkan Israel, khususnya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, untuk tidak menyentuh Masjid Al Aqsa.

Ia menyebut Masjid Al Aqsa merupakan garis merah yang tidak boleh dilanggar. Dengan menyentuhnya, berarti Israel bermain-main dengan api.

"Kami telah berulang kali memperingatkan musuh untuk tidak menyentuh Masjid Al Aqsa, yang merupakan kiblat kami, identitas kami, keyakinan kami, dan pemicu revolusi kami," kata Haniyeh dalam konferensi video di Doha, Qatar pada Sabtu (15/5).


"Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa menjadi dasar perjuangan melawan Zionisme," tambahnya, seperti dikutip Anadolu Agency.

Sejak serangan udara dimulai pada 10 Mei, Israel telah menewaskan sedikitnya 145 orang, termasuk 41 anak-anak dan 23 wanita, dengan 1.100 lainnya terluka.

Setidaknya lima bangunan bertingkat juga telah hancur dalam serangan udara di Jalur Gaza.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya