Berita

Menter Agama, Yaqut Cholil Qoumas/Net

Nusantara

Menag: Silaturahmi Virtual Tak Hilangkan Makna

JUMAT, 14 MEI 2021 | 02:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pandemi Covid-19 yang belum usai memaksa umat Muslim merayakan hari raya Idulfitri secara berbeda. Tak bisa melakukan silaturahmi secara langsung. Hanya bisa secara virtual.

Toh menurut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, meskipun bertemu keluarga atau kerabat dilaksanakan secara virtual, tidak akan mengurangi makna silaturahmi saat merayakan Lebaran.  

"Silaturahmi dapat bermakna ketersambungan hubungan, relasi dan komunikasi. Ini tentu tidak semata bermakna fisik. Sehingga mestinya tidak ada makna yang hilang dari silaturahmi virtual," jelas Menag Yaqut, Kamis (13/5).


Menag menambahkan, spirit dari silaturahmi secara fisik dan virtual adalah sama. Yakni saling membuka diri meminta dan memberi maaf, dan mempererat hubungan persudaraan.

"Mungkin ada suasana kehangatan yang berkurang. Misalnya kalau bertemu fisik bisa sambil guyon ditemani kopi dan teh, sementara ini masih berjauhan karena virtual," imbuhnya.

Kondisi pandemi Covid-19 ini mengingatkan semua umat, bahwa menyelamatkan nyawa sesama adalah prioritas utama. Bahkan saat pandemi, ibadah secara berjamaah pun disesuaikan agar upaya penyelamatan nyawa dapat terlaksana.

"Pandemi Covid-19 telah mempertajam pemahaman kita bahwa salah satu inti ajaran agama adalah menjaga nilai-nilai kemanusiaan," tutup Yaqut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya