Berita

India mencatat lebih dari 4.000 kematian akibat Covid-19 untuk hari kedua berturut-turut/Net\

Dunia

Dua Hari Berturut-Turut, Kematian Akibat Covid-19 Di India Tembus 4.000 Kasus

KAMIS, 13 MEI 2021 | 17:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pandemi Covid-19 di India semakin mengundang sorotan. Pada Kamis (13/5), negara tersebut mencatat lebih dari 4.000 kematian akibat Covid-19 untuk hari kedua berturut-turut.

Menurut data Kementerian Kesehatan, India memiliki 362.727 infeksi Covid-19 baru selama 24 jam terakhir. Sementara itu, tingkat kematian melonjak hingga 4.120 kasus.

Lonjakan infeksi telah disertai dengan perlambatan vaksinasi, meskipun Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan bahwa vaksinasi akan terbuka untuk semua orang dewasa mulai 1 Mei lalu.


Di sisi lain, di daerah pedesaan Uttar Pradesh, negara bagian terpadat di India dengan populasi lebih dari 230 juta orang, kekhawatiran akan lonjakan kematian juga menjadi sorotan.

"Statistik resmi tidak memberi Anda gambaran tentang pandemi dahsyat yang mengamuk di pedesaan Uttar Pradesh, "tulis aktivis terkenal dan politisi oposisi Yogendra Yadav.

“Ketidaktahuan yang meluas, kurangnya fasilitas pengujian yang dekat atau memadai, batasan resmi dan tidak resmi pada pengujian dan penundaan yang berlebihan dalam laporan pengujian berarti bahwa di desa demi desa, hampir tidak ada yang diuji, sementara sejumlah orang mengeluhkan 'demam aneh'," sambungnya, seperti dimuat Channel News Asia.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya