Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Setelah India, UEA Blokir Pelancong Asal 4 Negara Ini

SELASA, 11 MEI 2021 | 06:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Manajemen Krisis dan Bencana Darurat Nasional Uni Emirat Arab (NCEMA) memutuskan untuk menangguhkan izin masuk bagi para pelancong yang berasal dari Sri Lanka, Pakistan, Bangladesh, dan Nepal, sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19.

Keputusan yang diumumkan pada Senin (10/5) itu akan mulai berlaku pada Rabu (12/5) mendatang, dengan pengecualian penerbangan transit yang bepergian ke UEA dan menuju negara-negara yang disebutkan.

Aturan tersebut juga tidak diberlakukan kepada warga negara UEA, mereka yang berada dalam misi diplomatik yang diakreditasi oleh empat negara, delegasi resmi, mereka yang bepergian dengan pesawat bisnis, dan pemegang visa emas.


Meskipun demikian, mereka yang mendapat pengecualian tetap akan diminta untuk melakukan karantina selama 10 hari dan harus menjalani tes PCR di bandara pada saat kedatangan.  

"Tes PCR lebih lanjut diperlukan pada hari keempat dan kedelapan setelah memasuki negara itu," NCEMA menambahkan dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Senin (10/5).

"Wisatawan yang datang dari empat negara melalui negara lain diharuskan memberikan bukti masa tinggal di negara-negara tersebut tidak kurang dari 14 hari agar diizinkan masuk ke UEA," kata otoritas tersebut.

Sementara itu, penerbangan kargo akan terus beroperasi. Selain itu, penerbangan yang mengangkut penumpang dari UEA ke empat negara tersebut akan tetap diizinkan.

Bulan lalu, UEA juga telah mengumumkan larangan masuk dari India sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona varian India yang sangat menular.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya