Berita

Jamaah melakukan sosial jarak sebagai tindakan pencegahan virus corona saat mengelilingi Ka'bah, tempat suci paling suci Islam, di tengah Masjidil Haram di kota suci Mekkah. Gambar pada 29 Juli 2020/Net

Dunia

Arab Saudi Siap Laksanakan Ibadah Haji 2021 Dengan 'Kondisi Khusus' Menyesuaikan Pandemi Covid-19

SENIN, 10 MEI 2021 | 08:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan bahwa Arab Saudi akan dipastikan akan mengadakan ibadah haji 2021 atau 1442 Hijriyah.

Nantinya, ibadah akan diselenggarakan di bawah 'kondisi khusus' sebagai upaya untuk melindungi jamaah dari penyebaran Covid-19, menurut juru bicara itu dalam konferensi pers pada Minggu (9/5), seperti dikutip dari Al-Arabiya.

Tindakan tersebut dilakukan sambil menilai situasi sebagai upaya Kerajaan untuk memastikan bahwa ibadah haji tahun ini berjalan aman.


"Otoritas kesehatan di Kerajaan terus menilai situasi dan mengambil semua tindakan untuk memastikan keamanan semua," kata juru bicara tanpa memberikan rincian jelas mengenai teknis pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

"Rincian lebih lanjut tentang rencana operasional haji tahun ini akan diumumkan di lain waktu," ujarnya.

Tahun lalu, Kerajaan hanya mengizinkan ibadah haji dengan kuota yang dibatasi hanya 10.000 orang, bagi mereka yang berdomisili di Arab Saudi yang boleh mengikuti haji, baik warga negara lokal maupun ekspatriat.

Mereka yang berhasil mengamankan tempat dipilih secara acak melalui sistem undian otomatis, tanpa keterlibatan manusia, menurut Kementerian Haji dan Umrah.

Kelompok tersebut diharuskan mengisolasi diri di rumah tujuh hari sebelum tiba di Mekah, sebagai bagian dari persyaratan untuk ikut menunaikan ibadah haji.

Para peserta kemudian dikarantina di hotel yang ditentukan hingga dimulainya ritual.

Jemaah diangkut dalam kelompok yang ditentukan setiap hari sementara setiap 50 orang didampingi oleh seorang pemimpin kesehatan untuk memastikan langkah-langkah keamanan, termasuk mengenakan masker dan jarak sosial, dilaksanakan setiap saat.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya