Berita

Ilustrasi kuliah online/Net

Nusantara

Evaluasi Kuliah Daring Setahun Pandemi, Rachbini Institute: 76,7 Persen Mahasiswa Menyatakan Efektif

SENIN, 10 MEI 2021 | 01:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pola atau cara perkuliahan secara daring yang berlangsung selama setahun pandemi Covid-19 di Indonesia dievaluasi oleh Rachbini Istitute melalui sebuah survei jajak pendapat secara nasional, kepada 1.341 responden dari kalangan mahasiswa di 34 Provinsi.

Peneliti Rachbini Institute, Widarto Rachbini menerangkan, pihaknya menemukan jawaban dari mayoritas responden yang merasa perkualiahan secara daring efektif.

"Ada 1.029 mahasiswa (76.7 persen) menyatakan bahwa kuliah daring yang diikuti selama ini efektif, sisanya 312 mahasiswa (23.3 persen) menyatakan tidak efektif," ujar Widiarto dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/5).


Widiarto menuturkan, alasan 23,3 responden mahasiswa yang menganggap kuliah daring tidak efektif adalah karena memiliki kendala internet.

"Menurut responden adalah jaringan internet yang buruk dan interaksi sosial yang kurang, dengan masing-masing persentase 38.6 persen dan 37.5 persen.  Kendala pada urutan berikutnya adalah kuota yang mahal yang dipilih oleh 13.7 persen responden," paparnya.

Namun, berdasarkan hasil uji Chi-square, Rachbni Institute mendapati penilaian yang berbeda mengenai efektivitas kuliah daring, jika membagi pertanyaan pada sejumlah kelompok jenjang pendidikan.

Di mana hasilnya, jika pertanyaan yang sama terkait efektivitas kuliah daring diberikan kepada jenjang perkualiahan yang lebih tinggi, maka semakin besar proporsi responden yang menyatakan kuliah daring efektif.

"Berdasarkan hasil uji Chi-square, terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan kuliah daring berdasarkan kelompok jenjang pendidikan.  Makin tinggi jenjang pendidikan, makin besar proporsi responden yang menyatakan kuliah daring efektif," tuturnya.

Berdasarkan survei ini, Widarto berharap pemerintah bisa mengaji ulang terkait penerapan kuliah daring. Meski pandemi mungkin berakhir, dia menilai sistem perkuliahan tidak akan 100 persen kembali seperti dulu.

Survei yang dilakukan Rachbini Institute adalah dengan menyebar kuesioner (google form) lewat media sosial WhatsApp dan Facebook.

Meski tidak menggunakan metode sample random, Widiarto mengatakan bahwa surveinya akurat dan terverikasi serta dapat dipantau setiap saat. Artinya survei itu sangat terbuka bagi pihak manapun dan Google sendiri yang memverifikasinya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya