Berita

Partai Ummat saat dideklarasikan Amien Rais beberapa waktu lalu/Repro

Politik

Kader Partai Ummat Lampung Pilih Gabung Amien Rais Karena Kecewa Dengan Zulhas

SELASA, 04 MEI 2021 | 09:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usai deklarasi DPP Partai Ummat beberapa waktu lalu, geliat di daerah pun mulai terasa. Kader partai bentukan Amien Rais itu siap merebut suara masyarakat yang sebelumnya mendukung Partai Amanat Nasional (PAN)

Untuk Partai Ummat Lampung, bahkan mayoritas anggotanya merupakan mantan kader hingga petinggi PAN. Di antaranya, mantan Ketua DPW PAN Lampung Saad Sobari dan mantan Wakil Ketua DPW PAN Lampung Ahmad Bastari.

Kemudian, mantan Wakil Ketua DPD PAN Bandarlampung Akhmadi Natsir, mantan Bendahara DPD PAN Bandarlampung Herman, dan beberapa tokoh lainnya.


Akhmadi Natsir mengatakan, motivasinya dan beberapa mantan kader PAN untuk berlabuh ke Partai Ummat, lantaran kecewa dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Menurutnya, PAN sudah tidak sehat dan bukan partai aspirasi secara demokratis. Ia berharap, Partai Ummat dapat melanjutkan perjuangan dan bisa menjadi partai besar mengalahkan PAN.

Hal ini didukung hasil survei New Indonesia Research and Consulting yang dilakukan pada 15-22 April 2021, di mana elektabilitas Partai Ummat (1,8 persen) meski baru dideklarasikan sudah melampaui PAN (1,1 persen).

Menurut Sekretaris Tim Panitia Persiapan Pendirian Partai Ummat (TP3U) Lampung, Ahmad Bastari, mereka yang pindah partai juga ingin ikut berjuang bersama eks Ketua Umum PAN Amien Rais yang kini menjadi Ketua Majelis Syuro Partai Ummat.

"Banyak sekali pengurus lama PAN yang gabung ke Partai Ummat, enggak terhitung. Termasuk saya, Saad Sobari, Herman, Fauzi Arifin, Akhmadi Natsir, dan masih banyak lagi," kata dia, Senin (3/5), dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Yan Bastari, sapaan akrabnya, mengaku pihaknya saat ini masih menyusun struktur kepengurusan DPW Partai Ummat Lampung. Struktur ini akan segera diumumkan setelah dilaporkan ke DPP.

"Segera kita finalkan, termasuk status Ketua DPW Abdullah Fadri Auli, nanti pokoknya. Satu dua hari ini kami kirimkan ke Jakarta datanya," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya