Berita

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto, dalam jumpa pers usai Rapat terbatas (Ratas) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin, 3 Mei/Repro

Politik

Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro Mulai Besok, Ada Perluasan Lagi Di Lima Provinsi

SENIN, 03 MEI 2021 | 14:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro diputuskan untuk diperpanjang oleh pemerintah mulai besok.

Hal itu disampaikan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto, dalam jumpa pers usai Rapat terbatas (Ratas) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (3/5).

"PPKM Mikro akan dilakukan perpanjangan yang ketujuh antara tanggal 4 sampai 17 Mei," ujar Airlangga dikutip melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden.


Selain diperpanjang, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian ini juga mengatakan bahwa pemerintah memperluas cakupan PPKM Mikro di lima provinsi.

"Ditambahkan lima provinsi, yaitu Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Papua Barat. Sehinga ini (daerah yang menerapkan PPKM) total menjadi 30 provinsi," imbuhnya.

Lebih lanjut Airlangga memaparkan kondisi sejumlah daerah yang mengalami penambahan kasus yang cukup tinggi.

"Kemudian lima provinsi (mengalami) kenaikan kasus. Yaitu di Kepri, Riau, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung," paparnya.

Meski begitu, Airlangga memastikan hasil evaluasi PPKM Mikro dalam lima bulan terakhir dan utamanya 10 hari terakhir menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan. Hal itu terlihat dari sejmulah indikator

Di antaranya dari jumlah kasus konfirmasi harian yang pada bulan April sekitar 5.222 per hari, atau lebih baik dibandingkan Januari yang mencapai 10 ribu. Kemudian kasus aktif yang rata-ratanya sekitar 107 ribu per April atau lebih rendah dari bulan Januari yang 139.963 kasus.

"Angka positivity rate juga membaik. Di Januari 26 persen dan di Mei 10,81 persen. Dan juga terkait dengan kasus aktif terus mengalami perbaikan.Di mana kasus aktif tertinggi di bulan Februari adalah 16 persen dan saat sekarang juga sekitar 6 persen. Jadi jauh lebih baik,"ucap Airlangga.

"Kemudian tingkat BOR (bed occupancy rate atau keterisian tempat tidur isolasi pasien Covid-19) secara nasional 35 persen. Dan tidak ada BOR yang di atas 70 persen," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya