Berita

Laut China Selatan kembali memanas dengan langkah terbaru China yang mengirimkan kelompok kapal induk Shandong untuk melakukan latihan rutin di kawasan tersebut/Net

Dunia

AS Semakin Mengancam, Kapal Induk China Kembali Latihan Di Laut China Selatan

MINGGU, 02 MEI 2021 | 22:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Laut China Selatan kembali memanas dengan langkah terbaru China yang mengirimkan kelompok kapal induk Shandong untuk melakukan latihan rutin di kawasan tersebut.

Juru bicara Angkatan Laut China Gao Xiucheng dalam sebuah pernyataan menyebut bahwa latihan itu sepenuhnya sah dan merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kedaulatan nasional, kepentingan keamanan dan pembangunan, serta menjaga perdamaian dan stabilitas regional.

“Kami berharap dunia luar akan melihatnya secara obyektif dan rasional. Ke depan, tentara Angkatan Laut akan terus melakukan latihan serupa sesuai rencana,” kata Gao, seperti dikabarkan Associated Press (Minggu, 2/5).


Latihan ini dilakukan oleh China tidak lama setelah negeri tirai bambu mengkritik Amerika Serikat karena mengirim kapal Angkatan Laut ke kawasan strategis tersebut.

Pekan lalu, Kementerian Pertahanan China mendesak Amerika Serikat untuk menahan pasukan garis depannya di udara dan laut dekat China.

Pihak kementerian mengklaim bahwa sejak Joe Biden menjabar sebagai presiden Amerika Serikat, pesawat pengintai dan kapal perang Amerika Serikat menjadi lebih aktif di sekitar China.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya