Berita

Pandemi Covid-19 yang masih menjadi ancaman nyata saat ini, membuat banyak orang menjadi semakin sadar akan pentingnya memiliki hunian yang sehat dan hijau/RMOL

Kesehatan

Rumah Hijau, Solusi Cerdas Hidup Sehat Di Tengah Pandemi Covid-19

SABTU, 01 MEI 2021 | 07:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rumah merupakan tempat terbaik untuk memulai banyak hal, termasuk gaya hidup yang bersih dan sehat. Apalagi, pandemi Covid-19 yang masih menjadi ancaman nyata saat ini, membuat banyak orang menjadi semakin sadar akan pentingnya memiliki hunian yang sehat dan hijau.

"Sebetulnya, sebelum pandemi Covid-19 terjadi, kami arsitek yang sudah memiliki sertifikasi green professional, serta banyak profesional lainnya yang melakukan sosialisasi mengenai apa itu bangunan hijau (green building), namun memang dengan adanya pandemi, masyarakat semakin menyadari," kata arsitek dan ahli tata ruang Sigit Kusumawijaya dalam program Bincang Sehat bertajuk "Tata Ruang Rumah Sesuai Adaptasi Kebiasaan Kehidupan Baru" yang diselenggarakan oleh Kantor Berita Politik RMOL pada Jumat (30/4).

Dia menjelaskan bahwa rumah hijau atau green building/green house memiliki orientasi yang nyata untuk merealisasikan visi hidup yang sehat.


Dengan demikian, sambungnya, rumah hijau akan berdampak langsung dalam menjaga kesehatan penghuninya serta menekan potensi penularan penyakit, termasuk Covid-19.

Secara garis besar, jelas Sigit, rumah dengan konsep hijau memiliki beberapa hal yang perlu jadi perhatian utama, di antaranya adalah sirkulasi udara yang baik, asupan sinar matahari yang cukup serta resapan air yang baik.

"Karena virus ini sulit hilang. Hal yang perlu kita lakukan adalah sosialisasikan gaya hidup sehat, termasuk dalam menata rumah dan bangunan. Dengan penataan rumah yang baik, kita akan bisa beradaptasi dengan situasi saat ini," paparnya.

Terlebih, kata Sigit, jika menegok kembali pada filosofinya, konsep bangunan hijau mengedepankan tiga elemen utama, yakni profit, planet dan people.

"Dengan demikian, rumah hijau memberikan manfaat secara ekonomi dan mengurangi dampak negatif pada lingkungan, serta menjamin kesehatan dan kesejahteraan penghuni dalam beraktivitas di dalam bangunan," terang Sigit.

Dia juga merujuk pada penelitian-penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa kualitas lingkungan di dalam bangunan hijau itu lebih baik dari bangunan konvensional.

"Penelitian menunjukkan peghuni bangunan hijau merasa lebih nyaman dan produktivitas pun meningkat. Selain itu, bangunan hijau juga mampu mengurangi potensi penyakit yang terkait dengan infeksi saluran pernapasan, seperti asma dan tentu saja Covid-19," jelasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya