Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Perundingan Di Partai Koalisi Belum Selesai, Salah Satu Alasan Jokowi Tunda Rombak Kabinet

SELASA, 27 APRIL 2021 | 12:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Paska wacan perombakan kabinet ramai diperbincangkan hingga hari ini Presiden Joko Widodo belum merealisasikan.

Pengamat politik Wempy Hadir menganalisa ada tiga faktor mengapa sampai saat ini Jokowi belum merombak kabinetnya meski kerap memanggil beberapa orang yang disinyalir jadi menteri baru ke Istana Negara.

Pertama, dijelaskan Wempy, bisa saja perundingan di tingkat partai koalisi belum selesai. Mengingat, bongka pasang kabinet bukanlah perkara mudah.


"Atau ada juga juga yang tarik ulur reshuffle dari kader partai. Nggak mau direshuffle dengan kader lain walaupun masih dalam satu parpol," demikian kata Wempy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (27/4).

Faktor kedua, boleh jadi Jokowi masih menunggu hari baik untuk merombak kabinetnya. Pengamatan Wempy, Jokowi kerap mempertimbangkan unsur magis dalam memutuskan merombak kabinetnya.

"Misalnya soal hari dan tanggal. Dia sangat sangat mempertimbangkan hal tersebut selalin pertimbangan politik. Kalau mendengar rumor mungkin saja resuffle akan dilakukan pada 5 Mei 2021," demikian ulasan Wempy.

Alasan ketiga diungkapkan Wempy, Jokowi sepertinya sedang menunda perombakan karena Indonesia belakangan tengah mengalami musibah. Baik penangana  virus corona baru (Covid-19) dan terbaru tenggelamnya KRI Nanggala-402.

"Energi Pak Jokowi masih berkonesntrasi menangani bencana yang sedang terjadi. Dengan demikian menurut saya reshuffle akan dilakukan pada awal Mei 2021," demikian kata Wempy.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya