Berita

Awak Kapal Selam KRI Nanggala sesaat sebelum melakukan pelayaran dasar laut untuk pelatihan di Perairan Bali Utara, Rabu, 21 April/Net

Nusantara

KRI Nanggala Subsunk, Presidium KAMI: Turut Berduka Cita Gugurnya 53 Patriot Terbaik Bangsa

SENIN, 26 APRIL 2021 | 00:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kabar tenggelam (subsunk) Kapal Selam KRI Nanggala-402 mengundang duka dari banyak pihak, termasuk Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Presidium KAMI, Jendral TNI (Purn) Gatot Nurmantyo menyampaikan ungkapan belasungkawanya atas kejadian yang merenggut nyawa 53 awak KRI Nanggala-4402, mewakili insititusi KAMI.

"Innalilahi wa innailaihi raji'un, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah tenggelamnya KRI Nanggala 402 dan gugurnya 53 awak prajurit patriot terbaik kusuma bangsa," ujar Gatot dalam keteran tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/4).


Mantan Panglima TNI ini turut mengutarakan doa untuk puluhan awak KRI Nanggala-402 yang gugur dalam kegiatan latihan di Perairan Bali Utara pada Rabu (21/4).

"Semoga seluruh korban diberikan tempat terbaik disisiNya, dan marilah kita doakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan yang berat ini," tuturnya.

Lebih lanjut, Gatot juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang sudah memberikan dukungan berupa doa untuk upaya pencarian dan penyelamatan awak kapal selam buatan Jerman ini.

"KAMI, juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga, kepada seluruh rakyat dan segenap tumpah darah bangsa Indonesia atas segala perhatian," ungkapnya.

"Simpati dan empati atas musibah ini, sebagai bentuk nyata kemanunggalan Rakyat dan TNI, agar terus langgeng menjaga Indonesia," demikian Gatot Nurmantyo mengakhiri.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya