Berita

Presiden Joko Widodo melantik enam menteri, lima wakil menteri dan dua kepala badan di Istana Negara, Rabu 23 Desember 2020/RMOL

Politik

Orang Parpol Tak Loyal Di Periode Kedua, Jokowi Disarankan Pilih Menteri Kalangan Profesional

JUMAT, 23 APRIL 2021 | 22:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul berpandangan, jika kocok ulang alias reshuffle Kabinet dilakukan, Jokowi disarankan untuk memilih Menteri dari kalangan profesional ketimbang dari parpol.

"Periode kedua Jokowi, saya tidak yakin menteri-menteri dari parpol bisa loyal dan fokus bekerja," kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (23/4).

Mengapa Adib berkeyakinan demikian, tak bisa dipungkiri, kata dia, para menteri utusan partai politik atau parpol hanya berpikir suksesi Pilpres 2024.


Partai politik pada periode kedua Jokowi ini hanya berpikir bagaimana mengumpulkan pundi-pundi rupiah yang akan dipakai untuk logistik suksesi Pilpres 2024 yang akan datang.

"Contoh, misalnya kita lihat OTT yang terjadi pada Kementrian KKP dan korupsi Bansos yang menjerat Menteri Sosial Juliari Batubara. Ini jelas menandakan kue politik sangat diperebutkan untuk kepentingan Pilpres 2024," ungkap Adib.

Dengan menaruh sosok profesional, setidaknya akan lebih sedikit memberikan beban politik kepada Jokowi. Mereka, jelas Adib, akan sedikit terlibat konflik kepentingan.

"Karena Jokowi harus mempertimbangkan dan memastikan bahwa di akhir periodenya nanti, harus benar-benar kebijakan-kebijakan yang ditata dikawal dengan baik, di periode pertama dan selama ini, tepat ditangan orang yang tepat pula," demikian Adib.


Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya