Berita

Kepala Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief/RMOL

Politik

Ingin Capres 2024 Lebih Dari Dua, Andi Arief: Jangan Sampai Politik Identitas Terulang Kembali

JUMAT, 23 APRIL 2021 | 20:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kepala Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief berharap pemilihan presiden di 2024 mendatang melahirkan calon presiden lebih dari dua pasangan calon.

Andi Arief berargumen, pasangan calon lebih dari dua untuk mengantisipasi terjadinya politik identitas yang terjadi pada Pemilu sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Arief dalam acara hasil survei Indomatrik, bertemakan “Survei Persepsi dan Perilaku Publik Terhadap Tingkat Elektabilitas Calon Presiden dan Wakil Presiden RI yang Potensial Maju Didukung Partai 2024, Jakarta Pusat, Jumat (23/4).


“Kita berharap lebih banyak calonnya untuk meredam politik identitas jangan sampai terulang kembali yang lebih tajam, apalagi sekarang orang-orang seperti Puan, Anies, AHY, ini jangan dibebani dengan masalah-masalah begitu di 2024,” ucap Andi.

Dia menegaskan, untuk 2024 mendatang harus ada warna baru dan bangkit dari persoalan lama yang menjadikan perpecahan.

"2024 harus bisa meninggalkan persoalan-persoalan lama, ini enggak sehat. Masa persoalan dari Piagam Jakarta sampai hari ini itu-itu saja,bagaimaan kita mau maju,” tutupnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya