Berita

Direktur IPO, Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Tak Banyak Berdampak Pada Masyarakat, Pembangunan Ibukota Baru Perlu Disisihkan

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 03:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo masih terus melanjutkan upaya realisasi pembangunan Ibukota baru.

Para ahli profesi bahkan sudah dikumpulkan untuk diajak bergabung di Badan Otorita, lembaga yang secara teknis akan merealisasikan pembangunan ibukota baru.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, rencana pembangunan ibukota yang dikerjakan Jokowi saat ini dipengaruhi oleh bagaimana penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19).


Kata Dedi, jika penanganan cukup baik tepat kalau pemerintah tetap ngotot menjalan program pembangunan ibukota baru.

Secara objektif, Dedi memandang saat ini tidak tepat jika pemerintah terus melanjutkan tahapan pembangunan ibukota baru.

"Persoalannya, pandemi yang tak kunjung membaik sementara suber daya terkuras, ekonomi ikut terkoreksi negatif, semestinya ibukota baru perlu disisihkan lebih dulu," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/4).

Saran Dedi kepada Jokowi, setidaknya pemerintahan saat ini menampakkan komitmennya pada hal strategis yang berdampak pada negara.

"Paling tidak, pemerintah menampakkan komitmen pada rencana prioritas yang berdampak pada warga negara, dan ibukota rasanya tak banyak berdampak pada masyarakat," demikian kata Dedi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya