Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Soal Reshuffle, Jokowi Bisa Pertimbangkan Alumni Senior GMNI

RABU, 14 APRIL 2021 | 08:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Reshuffle kabinet berpotensi kembali terjadi dalam waktu dekat ini. Sejumlah nama yang dinilai pantas untuk diganti pun sudah mulai mencuat di publik.

Begitu pula dengan sosok yang dinilai tepat sebagai pengganti jajaran pembantu presiden yang kinerjanya kurang memuaskan.

Menurut alumni muda Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Sandri Rumanama, dalam reshuffle mendatang, Presiden Joko Widodo sepatutnya mempertimbangkan sejumlah alumni senior GMNI untuk menduduki posisi menteri.


"Banyak alumni senior GMNI yang bisa membantu Pak Presiden," kata Sandri melalui keterangannya yang diterima Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (14/4).

Sandri menegaskan, kualitas alumni GMMI tidak kalah dengan alumni organisasi lainnya.

"Ada ratusan alumni GMNI yang memiliki kapasitas untuk membantu kerja presiden," saran Sandri yang juga Ketua OKK Kepemudaan Pemuda Lira ini.

Ditambahkan Sandri, di tengah kondisi krisis toleransi serta berbagai persoalan sosial lainnya, alumni GMNI memiliki kemampuan dan gagasan untuk menuntaskan problematika bangsa.

Sandri mencatat ada 11 alumni senior GMNI yang mempunyai kemampuan mumpuni untuk bekerja sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju.

Mereka adalah Siswono Yudo Husodo (politikus Partai Golkar), Djarot Saiful Hidayat (mantan Gubernur DKI Jakarta), Soni Sumarsono (mantan Plt Gubernur DKI Jakarta), Nanang Tyas Puspito, Abidin Fikri (anggota DPR RI).

Lalu ada Denny H. Iskandar, Zeth Sahaburua (mantan Wakil Gubernur Maluku), Rohmad Romdhoni (Direktur Utama RS Islam Jamur Sari Surabaya), Hiras Tobing, Ahmad Basarah (Wakil Ketua MPR-RI), dan Prof Dr Haryono.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya