Berita

Satu terduga teroris tengah diamankan oleh tim Densus 88/Net

Presisi

NF, Terduga Teroris Yang Jadi DPO Densus Serahkan Diri

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 16:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Satu terduga teroris bernama Nouval Farisi (NF), yang sempat buron dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror akhirnya menyerahkan diri. NF, diduga terlibat dalam rencana aksi teror yang akan dilakukan di DKI Jakarta.

"Tadi malam hari Kamis tanggal 8 April 2021 pukul 23.00 WIB, telah diamankan satu tersangka atas nama NF. Diamankan saudara NF hasil dari informasi orang tuanya sendiri kepada Polsek Setiabudi sehingga penyidik dari Polsek Setiabudi turun ke rumah saudara NF untuk mengamankan dan menyerahkan ke Densus 88," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/4).

Selain itu, Tim Densus juga turut melakukan penangkapan di RT 03/08, Jalan TB Simatupang, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dalam operasi ini, satu orang berinisial WI diamankan.


"Keterlibatan saudara W menyiapkan tempat ujicoba bom di daerah Ciampea, Bogor. Jadi dua peran yang sementara diketahui sehingga dinyatakan oleh penyidik densus 88 saudara W DPO, dan telah ditangkap," tandas Ramadhan.

Sebelumnya, Densus dan Polri merilis tiga orang terduga teroris di Jakarta yang menjadi DPO. Dari hasil pengembangan, tim berlogo burung hantu ini juga memburu tiga DPO lainya.  

"Tim penyidik Densus 88 telah menambahkan 3 DPO lagi yang sebelumnya ada 3 DPO sehingga berjumlah 6 DPO yaitu NF, ARH, YI, W, S dan SA," ungkap Ramadhan.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Korwil DKI Jakarta memang melakukan penangkapan terhadap beberapa terduga teroris di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Adapun, buronan tersebut merupakan pengembangan dari keterangan tersangka yang sudah ditangkap sebelumnya.


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya