Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Net

Politik

Sri Mulyani Jangan Hanya Ambil Ekonomi Islam Yang Enaknya Saja

KAMIS, 08 APRIL 2021 | 07:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

RMOL. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (SMI) diingatkan untuk tidak hanya mengambil sebagian sistem Islam yang enaknya saja dalam hal mengatasi sistem ekonomi Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin menanggapi pernyataan SMI yang mengatakan bahwa ekonomi Islam bisa melepaskan Indonesia dari middle income trap atau jebakan pendapatan menengah.

Baca: Sri Mulyani Akui Ekonomi Islam Cocok Jadi Solusi Keluar Dari Middle Income Trap


Menurut Novel, pada prinsipnya, Islam memberikan solusi yang terbaik dalam segala hal karena Islam adalah rahmatan lil alamin.

"Asal benar-benar dijalankan secara kaffah atau menyeluruh, bukan sebagian-sebagian diambil yang enaknya saja," ujar Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/4).

Novel pun menyinggung soal utang Indonesia yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Karena menurut Novel, dalam hal utang sudah jelas bahwa sistem ekonomi pemerintahan Indonesia saat ini adalah riba.

"Maka dengan riba ini lah yang menghancurkan ekonomi Indonesia, sehingga utang kita semakin menumpuk dan menuju kebangkrutan. Sehingga kalau nanti terjadi kegagalan apa yang diupayakan oleh Sri Mulyani maka system Islam bisa dipersalahkan," pungkas Novel.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya